4 Stereotype Orang Jerman Yang Bisa Kita Teladani



Hai agan agan, balik lagi dengan ane PCJAMES. Hari ini ane kembali menulis thread nih gan. Tapi, kali ini ane tidak akan menulis tentang bola. Ane kali ini akan membahas tentang suatu negara. Tepatnya, tentang orang orang dari negara yang akan ane bahas ini. Negara ini adalah salah satu negara favorit ane dan salah satu negara paling terkenal di dunia yaitu Jerman !


Jerman adalah negara yang terletak di Eropa Barat. Jerman adalah negara yang dikenal dunia akan kemajuannya, terutama di bidang Teknologi, Otomotif, dan Militer. Jerman juga dikenal dunia karena menghasilkan banyak orang orang hebat di dunia seperti Einstein, Beethoven, Kepler, dan juga Hitler. Stereotype seputar orang Jerman juga sudah menyebar ke seluruh dunia. Memang, Stereotype juga tidak bisa dianggap sebagai identitas masyarakat suatu bangsa. Namun, ada beberapa stereotype orang Jerman yang ane bilang cukup bagus dan bisa kita teladani. Maka dari itu, berikut 4 Stereotype Orang Jerman Yang Bisa Kita Teladani !

1. Tegas dan To The Point


Stereotype yang paling terkenal seputar orang Jerman adalah soal "ketegasan dan to the point". Hal ini tercermin dari banyak orang Jerman yang terlihat tegas dan to the point dari cara bicara mereka. Hal ini menurut ane cukup jarang ditemui pada orang Indonesia. Karena menurut ane sifat to the point bisa dibilang cukup berlawanan dengan beberapa budaya di Indonesia seperti "budaya basa basi". Ketegasan orang Jerman menurut ane juga bisa kita teladani. Ketegasan juga membuat seseorang lebih di hormati karena bisa mempertahankan satu pilihannya. Serta sifat to the point juga cukup bagus untuk kita teladani untuk menghindarkan salah tafsir saat berkomunikasi.

2. Taat Akan Aturan


Stereotype kedua ini juga cukup terkenal. Taat akan aturan adalah sifat kebanyakan orang Jerman yang sangat positif menurut ane. Namun, sayangnya sifat taat akan aturan ini bisa dibilang langka di Indonesia karena yang kita tahu banyak sekali dari kita yang secara sadar atau tidak hobi melanggar aturan. Bahkan ada kalimat yang berbunyi Breaking The Rules is Indonesian Stereotype. Di Jerman, aturan mulai dari lalu lintas, membuang sampah, sampai usia minimal untuk merokok, minum alkohol, dan clubbing benar benar mereka patuhi. Berbeda dengan di Indonesia dimana peraturan lalu lintas dan membuang sampah menjadi sasaran empuk masyrakat untuk dilanggar. Serta aturan usia minimal merokok dan clubbing yang banyak dilanggar, bisa dilihat anak SMP di Indonesia sudah bisa merokok dan pergi ke klub malam dengan mudah. Jika kita mulai meneladani sifat taat akan aturan ini perlahan lahan, negara kita mungkin akan menjadi lebih baik karena aturan dibuat untuk mendisiplinkan kita. 

Refrensi : http://baltyra.com/2014/12/16/stereotype-orang-jerman/.

3. Jujur


Nah, sifat bagus ke tiga ini menurut ane menjadi yang paling bagus untuk kita teladani. Ane tahu bahwa orang Jerman itu jujur dari teman ane yang dari Jerman serta dari video youtuber Indonesia yang kini tinggal di Jerman yaitu Gita Savitri Devi. Nah, di video itu ane lihat bahwa kejujuran di negara Jerman menjadi hal yang sangat penting. Contohnya, di Jerman saat kita naik kereta (dibeberapa daerah) tiket kita tidak diperiksa karena kebanyakan orangnya memang sudah jujur untuk membayar sebelum naik kereta. Kedua, di Jerman mencontek saat ujian bisa dibilang sangat susah mendekati mustahil. Hal kedua ini ane lihat dari video Gitasav serta pengakuan teman ane sendiri. Jadi, karena sifat kejujuran itu sudah tertanam, mencontek pun jadi hal yang dihindari disana. Jika ketahuan, hukuman yang berat seperti nilai menjadi 0 akan menjadi akibatnya. Berbeda dengan di Indonesia dimana mencontek sudah benar benar menjadi budaya (di lingkungan ane terutama). Selain itu, kejujuran orang Jerman juga bisa kita lihat dari indeks korupsinya. Berbeda jauh dengan Indonesia, Jerman menjadi salah satu negara paling bersih dari korupsi yaitu diurutan ke 11. Sifat jujur memang terlihat sulit untuk diterapkan di Indonesia, namun jika kita mulai perlahan lahan menanamkan nya, kita pun bisa turut membuat diri kita bahkan negara ini lebih baik gan.

4. Tepat Waktu


Dan stereotype yang terakhir ini menjadi stereotype paling terkenal, yang juga bisa disebut bertolak belakang dengan stereotype Indonesia. Tepat Waktu. Yap, orang Jerman terkenal akan sifat tepat waktu. Mereka akan merasa bersalah jika membuat orang menunggu karena kita telat untuk datang ke janjian. Maka dari itu, tepat waktu sudah menjadi budaya di sana. Mulai dari tepat waktu masuk sekolah, kerja, meeting, ketemu orang dan lain lain. Di negara kita budaya jam karet alias telat memang sudah sangat normal. Padahal, hal tersebut bukan hal yang baik. Sifat tepat waktu ini menurut ane sangat baik untuk kita teladani.

Kalau agan TS sendiri gimana nih, jangan cuma ngajarin reader doang (hehehe). Nah, kalau ane pribadi dari 4 Sifat baik diatas telah memulai untuk menerapkan semua nya. Namun, yang sudah benar benar setiap hari ane lakukan adalah sifat ke 3 (Jujur) dan ke 4 (Tepat Waktu). Untuk yang pertama dan kedua masih ane usahakan gan hehe. Ane harap agan agan juga bisa meneladani sifat sifat tersebut ya.

Sumber : http://baltyra.com/2014/12/16/stereotype-orang-jerman/
Opini Pribadi
Youtube Channel Gitasav
Pengakuan Teman Ane (Orang Jerman)

Kenalan Sama TS :




Comments