Make Things Better In My Society When The Pandemic Times : Berbagi Sembako Ke Para Tetangga

Ngga Riya Kok, Yuk Bagiin Cerita Kebaikanmu di Sini Gan!






Hai agan agan, balik lagi dengan ane PCJAMES. Hari ini ane akhirnya kembali menulis thread lagi gansist. Thread ane kali ini akan membahas tentang tema yang diberikan KASKUS, yang syukurnya sesuai dan relate dengan hal yang baru saja ane lakukan bersama keluarga ane. Yap, event ini berjudul Kebaikan Kecil Berdampak Besar. Tentang kebaikan apa saja yang kita kita telah bagikan terhadap sesama di masa pandemi seperti ini.


Pertama tama, izinkan ane untuk menceritakan pengalaman berbagi ane dari awal terpikir hingga eksekusinya gansist. Ane tinggal di kota Bandung, di salah satu kecamatan yang cukup dikenal di daerah Timur Utara kota Bandung. Ane tinggal di kawasan menengah pas gan, gak terlalu atas dan jelas gak bawah juga. Namun, seperti komplek pada umumnya, banyak warga yang tinggal di sekitar luar area komplek, atau di gang gang sekitar yang tentu secara ekonomi perlu dibantu.



Sekitar dua minggu yang lalu, ketika wacana lockdown marak dibahas tentunya kita banyak mendengar opini bahwa : kalau Indonesia lockdown, para rakyat non kantoran atau orang orang yang perlu kerja setiap hari seperti pedagang akan kehilangan penghasilannya total dan gak bisa menghidupi warganya sampai jangka waktu yang belum jelas. 



Dan hal ini membuat orang tua ane berpikir, bagaimana jika kami berbagi sembako dan tentunya ane turut membantu. Akhirnya, setelah dipertimbangkan kami setuju untuk berbagai sembako. Orang tua ane dan teman teman beserta relasinya sepakat untuk mengumpulkan dana / patungan untuk membeli sembako untuk dibagikan alias tanpa fund raising kepada khalayak umum.


Setelah itu, kami berpikir bagaimana caranya berbagai sembako dengan aman tanpa membuat kerumunan. Maka dari itu, ane dan orang tua ane keliling ke rumah rumah sekitar sana dan membagi sejenis kupon yang menuliskan jam mereka bisa ke rumah kami. Yap, per 4 orang dibatasi waktunya 5 menit untuk mengambil sembako tanpa berkerumun. 


Setelah patungan terkumpul, kami belanja sembako yang sengaja dilebihkan agar cukup untuk para warga. Setiap paket diisi beras, terigu, mie, bihun. wafer, teh, dan garam. Setidaknya cukup lengkap dan isinya cukup untuk konsumsi 1 orang dalam 5 hari. Setelah belanja dan packing, kami pun membagikan sembako sesuai rencana dan waktu kami. Sembako pun dibagikan sekitar 3 hari (bertahap) dan puji syukur sekitar 150 orang kebagian.


Dari hal yang dicontohkan orang tua ane ini, ada beberapa hal yang ane bisa pelajari. Di situasi seperti ini, dimana kita diharuskan tidak melakukan banyak hal di luar rumah, bukan berarti kita tak bisa melakukan apa apa. Malah dengan situasi seperti ini, kita bisa membuat sekitar kita menjadi lebih baik dan sedikit bisa berkontribusi untuk mengatasi masalah ini. 



Dari sini juga ane berpikir, keluarga ane dan teman teman ortu ane saja yang bukan datang dari kalangan konglomerat bisa membantu sekitar 150 warga untuk mendapatkan bahan pangan, apalagi jika para pengusaha besar hinga artis mau berbaik hati untuk donasi dan turun langsung membagikan bahan pangan untuk warga warga yang gak bisa dapat penghasilan saat lockdown. Setidaknya, hal itu bisa membuat lockdown tak begitu merugikan warga warga itu dan bisa berjalan lancar untuk menghentikan pandemi ini.


Sekian thread dari ane gansist, maaf bila banyak kesalahan kata. Semoga bisa menjadi contoh buat gansist yang mungkin ingin melakukan kegiatan yang serupa. See you another day and have a nice day gansista !


Sumber : Screenshootan Pribadi


Sumber :

Foto Dokumentasi Pribadi
Opini Pribadi

Comments